TELEMATIKA

  • Pengertian Telematika

Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital. pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika.

Telematika menunjuk pada hakikat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekominikasi, media, dan informatika. Dalam Pengantar pada Mata Kuliah Hukum Telematikan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dinyatakan bahwa istilah telematika merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media, dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi.

Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi.

  • Sejarah Telematika

Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L’informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata telekomunikasi dan informatika. Pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang.

Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi. Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics)

  • Bidang yang Terkait Dengan Telematika

• E-Government
E-goverment merupakan pemanfaatan telematika dalam bidang pemerintahan. Dalam e-goverment telematika lebih kepada membantu dalam konteks pembangunan. Baik negara maju maupun berkembang, telematika digunakan dalam beberapa sektor seperti menurunkan biaya untuk mengakses informasi, berkomunikasi dan melaksanakan berbagai kegiatan transportasi.

• E-Commerce
E-commerce mungkin sangat tak asing ditelinga, e-commers merupakan salah satu pemanfaatan telematika yang paling banyak digunakan, atau bisa disebut sedang hangat-hangat nya. E-commers merupakan bidang perdagangan/ penjualan , seperti jualan online, baik melalui blog, wensite pribadi ataupun melalui jejaring sosial, melalui twitter, facebook, dan lain-lain. Dengan e-commerce pembeli dan penjual tak harus bertemu face to face seperti penjual dan pembeli di pasar, misalnya, dengan begini jarak dan waktu tak lagi menjadi penghalan untuk melakukan suatu transaksi.

• E-Learning
E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri).

  • Berbagai Macam Layanan Telematika

• Layanan Telematika dibidang Informasi

Penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.

• Layanan Telematika dibidang Keamanan

Layanan ini menyediakan fasilitas untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan tidak seharusnya. Layanan ini dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Seperti contohnya dengan menggunakan Firewall dan juga anti virus yang ada.

• Layanan Context Aware dan Event-Based

Di dalam ilmu komputer menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness. Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.

• Layanan Perbaikan Sumber

Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.

Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.

  • Fungsi Telematika

Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :

Penyampai Informasi

Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.

Sarana kontak sosial hidup bermasyarakat.

Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan; keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

  • Manfaat dan Dampak Negatif Telematika

Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari alat ini tentu saja lebih banyak tergantung dari pemanfaatannya. Bila anak-anak dibiarkan menggunakan komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif. Sebaliknya, komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan bijaksana.

  • Dampak positif (keuntungan) dari perkembangan telematika antara lain :

Kemudahan dalam memperoleh informasi sangat cepat

Informasi yang diperoleh dapat bersifat real time artinya pada saat itu juga. Selain itu informasi yang diinginkan dapat diperoleh secara langsung pada sumbernya sehingga mengurangi adanya distorsi informasi.

Transparasi dalam Informasi.

Informasi dapat diketahui siapa saja karena adanya keterbukaan.

Kemudahan dalam memperoleh data.

Dengan adanya perkembangan telematika kita dapat memperoleh data dan Informasi dari berbagai sumber, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Penghematan Waktu.

Orang tidak perlu lagi mengorban waktu untuk mengantri lama dalam melakukan transaksi keuangan tetapi cukup dengan melakukan transaksi melalui internet atau ponsel genggam.

Keuntungannya bagi masyarakat

  1. Manfaat internet dalam e Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi dalam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.
  2. Manfaat internet dalam e Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
  3. Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan nilah tambah bagi masyarakat luas.
  4. Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).
  5. Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya.

• Keuntungannya bagi anak – anak

  • Diantara manfaat yang dapat diperoleh adalah penggunaan perangkat lunak pendidikan seperti program-program pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah, geografi, dan sebagainya. Tambahan pula, kini perangkat pendidikan ini kini juga diramu dengan unsur hiburan (entertainment) yang sesuai dengan materi, sehingga anak semakin suka.
  1. Manfaat lain bisa diperoleh anak lewat program aplikasi berbentuk games yang umumnya dirancang untuk tujuan permainan dan tidak secara khusus diberi muatan pendidikan tertentu. Beberapa aplikasi games dapat berupa petualangan, pengaturan strategi, simulasi, dan bermain peran (role-play).
  2. Dalam kaitan ini, komputer dalam proses belajar, akan melahirkan suasana yang menyenangkan bagi anak. Gambar-gambar dan suara yang muncul juga membuat anak tidak cepat bosan, sehingga dapat merangsang anak mengetahui lebih jauh lagi. Sisi baiknya, anak dapat menjadi lebih tekun dan terpicu untuk belajar berkonsentrasi.
  • Dampak negatif (kerugian) dari perkembangan telematika antara lain :
  1. Menyadap data
  2. Mengubah data tanpa seizin pemilik data.
  3. Kekurangannya bagi anak.
  4. Adanya Cyber Crime atau kloning data

Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Nina mengungkapkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah Surfing (“berselancar”) di internet

Sumber :

  1. http://rap0501.blogspot.co.id/2014/10/apa-itu-telematika.html
  2. https://timokomit.wordpress.com/2012/10/30/apa-itu-telematika-dan-bagaimana-perkembangannya-di-indonesia/
  3. http://bagasirawanganteng.blogspot.co.id/2012/10/pengantar-telematika.html

TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Contoh Proposal Skripsi

BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang Masalah
Manusia memiliki sifat yang tidak pernah puas pada sesuatu yang ingin atau telah dicapainya. Begitu juga dengan teknologi di dunia ini yang terus menampakkan kemajuannya. Para pencipta teknologi selalu ingin membuat teknologi yang lebih canggih lagi dari sebelumnya. Tentunya perkembangan teknologi yang semakin mutakhir ini juga berpengaruh pada negara seperti Indonesia yang katanya juga sedang “berkembang”. Berbagai teknologi diciptakan pastinya untuk memberi manfaat bagi user atau para penggunanya. Menurut hemat saya, salah satu teknologi di Indonesia yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dari segi penggunaannya yaitu jatuh pada teknologi komunikasi seperti handphone atau ponsel.
Ini terjadi karena wilayah Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari berbagai pulau serta adanya suatu budaya “merantau” yang dilakukan masyarakat membuat ponsel menjadi alat komunikasi yang efektif untuk menjalin silaturahmi diantara keluarga yang berjauhan. Tentunya didalam menggunakan alat komunikasi seperti ponsel tersebut haruslah dibarengi dengan penggunaan jasa layanan dari provider simcard yang kita gunakan. Jasa yang kita bayar tersebut biasa disebut dengan pulsa.
Seiring meningkatnya penggunaan ponsel maka penyedia pulsa (operator pulsa) ini pastinya juga semakin bertumbuh. Begitu juga dengan penyalur pulsa yang semakin berkembang. Sehingga masyarakat Indonesia memiliki pilihan yang bervariasi sesuai kebutuhan masing-masing. Dari awalnya pengisian pulsa yang hanya berbentuk voucher hingga dengan sistem “elektrik” atau pulsa elektrik seperti saat ini, juga merupakan suatu perkembangan yang berjalan beriringan. Itu semua karena mobilitas dan kegiatan masyarakat yang semakin meningkat sehingga pasar (konsumen) juga menuntut hal-hal yang pengerjaannya praktis dan cepat serta dengan biaya yang relatif terjangkau.
Acel reload merupakan server pulsa Elektrik “All Operator” yang menyediakan fitur dan sarana isi ulang yang dapat digunakan untuk semua agen Acel reload . Sehingga tidak perlu memiliki banyak chip dari berbagai operator untuk menjual pulsa elektrik. Acel reload  menyediakan semua chip yang dapat kita pergunakan dari ponsel kita sendiri. Tentunya fitur yang disediakan Acel reload  tidak kalah menariknya. Begitu juga dengan sistem pengisian deposit pulsa yang terdiri dari dua sistem dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi para agen ketika mengisi saldo atau deposit mereka. Semua itu diberikan oleh Acel reload  sebagai server pulsa elektrik demi menjalin kerjasama dengan pelanggan dan selalu berusaha memberi pelayanan dengan kualitas terbaik pastinya. Harga pulsa yang kompetitif juga merupakan hal yang tidak kalah pentingnya sehingga antara perusahaan Achel Reload dengan pelanggan sama-sama memiliki kesempatan memperoleh keuntungan yang menjanjikan.
Maka dari itu, menurut hemat saya perlu dilakukan penelitian yang mendalam dan komprehensif terhadap permasalahan tersebut. Apakah dengan cara pengisian pulsa yang praktis seperti dengan cara “elektrik” ini dapat meningkatkan permintaan pulsa. Karena dalam menciptakan sebuah sistem yang praktis tentu akan ada kelebihan dan kekurangan. Dan untuk melihat apakah cara praktis pengisian pulsa dengan cara elektrik ini benar-benar memberikan banyak benefit bagi konsumennya. Serta apakah dengan cara pulsa elektrik ini dapat meningkatkan permintaan pulsa secara elastis. Maka penulis memilih judul untuk skripsi ini yaitu “Pengaruh Cara Praktis Elektrik terhadap Permintaan Pulsa Pada Perusahaan Acel Reload ”
B.       Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka penulis mengidentifikasi masalah diantaranya yaitu :
1.    Sistem pengisian pulsa dengan cara elektrik masih belum efisien.
2.    Tidak dapat dikembalikannya pulsa yang sudah dikirim meski pulsa tersebut belum terkirim dengan semestinya pada konsumen sesuai dengan nomor tujuannya.
3.    Jangka waktu refund atau pengembalian pulsa yang bermasalah kurang cepat.
4.    Sistem pengisian deposit yang mengandalkan perbankan secara online masih kurang efektif.
5.    Harga pulsa yang di tawarkan oleh setiap agen berbeda-beda dan belum merata.
6.    Harga pulsa yang di tawarkan masih dapat berfluktuasi atau kurang stabil.
C.      Pembatasan Masalah
Dalam hal ini penulis membatasi masalah yang ada pada identifikasi masalah. Maka permasalahan pengaruh cara elektrik dibatasi sebagai berikut:
1.    Praktis adalah mudah dan senang memakainya / menjalankannya (KBBI).
2.   Pulsa adalah satuan dalam perhitungan biaya telepon (KBBI).
3.    Elektrik adalah listrik (KBBI).
4.    Permintaan adalah suatu keinginan konsumen untuk membeli barang pada tingkat harga dan pada periode tertentu (Catatan Mikro Ekonomi, 2009).
5.    Tempat penelitian : Perusahaan Acel reload.
Jadi, masalah ini dibatasi hanya pada cara elektrik “all operator” dan permintaan pulsa saja.
D.      Perumusan Masalah
Dari permasalahan yang sudah diidentifikasi dan dibatasi, maka perumusan masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut :
1.      Apa saja keuntungan dan kekurangan dari pengisian pulsa dengan cara elektrik?
2.      Apakah pengisian pulsa dengan cara elektrik di perusahaan Acel reload sudah efektif dan efisien?
3.      Bagaimana dengan harga pulsa yang ditawarkan perusahaan Acel reload?
4.      Bagaimana kurva dan elastisitas permintaan pulsa pada perusahaan Acel reload?
5.      Adakah pengaruh antara cara elektrik terhadap permintaan pulsa pada perusahaan Acel reload?
E.       Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.      Tujuan Penelitian
Ada pun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
a. Untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi dari cara elektrik yang digunakan oleh perusahaan Acel reload.
b. Untuk mengetahui keuntungan dan kekurangan yang diperoleh dari cara elektrik ini.
c. Untuk mengetahui variasi harga pulsa elektrik yang di tawarkan dan memahami sistem elektrik yang digunakan Acel reload.
d. Untuk mengetahui kurva permintaan pulsa pada perusahaan Acel reload dan mencari tahu pengaruh antara cara praktis pengisian pulsa elektrik terhadap permintaan pulsa itu sendiri.
2.      Manfaat Penelitian
a.      Manfaat Praktis
Dan manfaat bagi perusahaan adalah:
Dapat memberikan informasi mengenai hal yang diteliti yaitu pengaruh cara pengisian pulsa dengan cara elektrik terhadap permintaan pulsa oleh konsumen. Dan juga memberikan pemahaman mengenai sistem pulsa elektrik yang digunakan serta memberi gambaran mengenai kurva permintaan perusahaan.
b.      Manfaat Teoritis
1)      Bagi penulis
Menambah wawasan mengenai pengisian pulsa elektrik. Memotivasi atau mendorong penulis untuk membuat pemecahan masalah terhadap masalah yang diteliti.
2)     Bagi Pembaca
Dapat memberikan informasi mengenai pengisian pulsa elektrik atau dapat dijadikan bahan referensi yang baik untuk memulai suatu usaha pengisian pulsa dengan memerhatikan kurva permintaan yang dibuat penulis dalam penelitian ini.
F.      Hipotesis
Hipotesis adalah suatu penjelasan sementara tentang perilaku, fenomena, atau keadaan tertentu yang telah terjadi atau akan terjadi, dengan kata lain, hipotesis merupakan jawaban sementara yang disusun oleh peneliti yang kemudian akan diuji kebenarannya melalui penelitian yang akan dilakukan (Kuncoro, 2009: 59).
Ho: P=0 Cara praktis elektrik tidak berpengaruh terhadap permintaan pulsa.
H1: P≠0 Cara praktis elektrik berpengaruh terhadap permintaan pulsa.
Dalam proposal penelitian atau proposal skripsi ini, maka hipotesis yang diperoleh yaitu, (H1: P≠0 Cara praktis elektrik berpengaruh terhadap permintaan pulsa) jadi, penulis menduga bahwa dengan digunakannya cara praktis pulsa elektrik ini maka berpengaruh terhadap tingkat permintaan pulsa pada Perusahaan Acel reload. Karena pengisian pulsa elektrik yang ditawarkan oleh Achel Reload memiliki harga yang kompetitif. Kemudian, cara elektrik termasuk kedalam jasa pengganti dari sistem voucher sehingga berdasarkan faktor permintaan salah satunya yaitu faktor harga barang lain yang terkait, memperlihatkan bahwa cara elektrik dapat mempengaruhi permintaan pulsa. Hal ini dapat dilihat pada penjelasan di bidang kelimuan.
G.      Sistematika Penulisan
Adapun untuk memudahkan penulis dalam menyusun skripsi nantinya maka sistematika penulisan dalam penelitian ini terdiri dari 5 (lima) BAB, sbb:
BAB I: PENDAHULUAN
Dalam Bab ini akan dibahas mengenai latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, kerangka berpikir, hipotesis dan sistematika penulisan.
BAB II: TINJUAN PUSTAKA
Bab ini akan membahas tentang teori-teori yang penulis gunakan dalam penelitian, baik teori utama maupun teori-teori pendukung yang terdiri dari definisi-definisi, istilah-istilah, dan penjelasan mengenai judul yang penulis ambil untuk penelitian.
BAB III: METODOLOGI PENELITIAN
Dalam Bab tiga ini, penulis akan membahas dan menjelaskan mengenai metode penelitian yang digunakan baik itu metode pengumpulan data, metode analisis data, dan operasional semua variabel.
BAB IV: PEMBAHASAN DAN HASIL
Bab ini akan memuat pembahasan dari masalah atau judul yang diambil dan disajikan hasilnya dalam bentuk data kuantitatif yang telah diaplikasikan dalam penghitungan statistik.
BAB V: PENUTUP
Dalam bab terakhir yaitu bab lima, akan dibahas mengenai kesimpulan yang diambil dari semua bab dan dibuat pernyataan mengenai hasil penelitian serta saran perbaikan terhadap masalah yang diteliti agar kedepannya lebih baik.
H.         Bidang Keilmuan
Jasa adalah barang yang tidak dapat dilihat dan diraba, tidak berbentuk benda sebab merupakan layanan seseorang atau perusahaan yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Pulsa juga tidak dapat di lihat wujudnya dan tidak dapat di raba maka dapat disebut jasa. Dan perusahaan Achel Reload ini dapat di kategorikan sebagai penjual jasa karena perusahaan menjual jasa dengan menyalurkan pulsa dari operator kepada konsumen melalui agen pulsa yang terdaftar pada Achel Reload.
1.      Permintaan
Permintaan adalah suatu keinginan konsumen untuk membeli barang pada tingkat harga dan periode tertentu (Catatan Mikro Ekonomi, 2009).
2.      Faktor-Faktor Permintaan
Pada dasarnya faktor yang mempengaruhi perubahan permintaan dalam kegiatan ekonomi adalah harga barang itu sendiri. Namun, ada faktor lain yang juga dapat mempengaruhi permintaan diantaranya (Sadono Sukirno, 2005 : 76) :


a.       Harga barang lain yang terkait dengan barang tersebut.
Harga barang lain yang terkait yaitu harga barang pengganti, barang pelengkap dan barang netral (Sadono Sukirno, 2005 : 80).
Barang pengganti adalah adalah barang yang dapat menggantikan fungsi barang lain tersebut. Misal, kopi digantikan dengan teh. Barang pelengkap adalah barang yang selalu digunakan bersamaan dengan barang lain tersebut. Misal, gula pelengkap kopi atau teh. Barang netral adalah barang yang tidak memiliki hubungan sama sekali dengan barang lain tersebut. Jadi apabila terjadi perubahan harga maka permintaan barang yang satu tidak akan mempengaruhi permintaan barang lain tersebut. Misal antara buku dan beras.
Dan menurut pendapat saya, sistem atau pulsa elektrik ini dapat digolongkan kedalam barang atau jasa pengganti. Sebab cara elektrik dapat menggantikan cara atau sistem voucher. Sehingga apabila terjadi perubahan atau perbedaan harga maka konsumen akan beralih kepada barang atau jasa pengganti. Harga voucher yang lebih mahal membuat masyarakat beralih kepada barang / jasa pengganti yaitu cara atau pulsa elektrik. Berarti harga pulsa elektrik yang identi dengan pulsa murah sebagai barang pengganti dari voucher akan mempengaruhi tingkat atau perubahan permintaan pulsa itu sendiri.
b.      Pendapatan rumahtangga dan pendapatan rata-rata masyarakat.
c.       Corak distribusi pendapatan dalam masyarakat.
d.      Citarasa atau selera masayarakat / konsumen.
Cita rasa mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap keinginan masyarakat untuk membeli barang-barang atau jasa (Sadono Sukirno, 2005 : 82). Menurut hemat saya, pengisian pulsa dengan cara elektrik apalagi “all operator” yang saat ini sudah mulai berkembang tidak terlepas dari cita rasa masyarakat itu sendiri. Karena kepraktisan dan cepatnya cara elektrik ini membuat cita rasa masyarakat meningkat sehingga juga mempengaruhi peningkatan permintaan pulsa. Jadi, pulsa elektrik telah menjadi cita rasa masyarakat sehingga dapat mempengaruhi permintaan pulsa.
e.       Jumlah penduduk.
f.       Ekspektasi atau ramalan mengenai keadaan dimasa yang akan datang.
3.      Hukum Permintaan
Hukum permintaan pada hakikatnya merupakan suatu hipotesis yang menyatakan : makin rendah harga suatu barang maka makin banyak permintaan terhadap barang tersebut, sebaliknya makin tinggi harga suatu barang maka makin sedikit permintaan terhadap barang tersebut. Dengan asumsi cateris paribus (faktor-faktor lain tidak mengalami perubahan) (Sadono Sukirno, 2005 : 76).
Pengecualian hukum permintaan, adakalanya hukum permintaan tidak berlaku yaitu apabila harga barang naik justru permintaan barang naik dan sebaliknya apabila harga barang turun maka permintaan terhadap barang juga turun (Catatan Mikro Ekonomi, 2009). Hal ini dapat terjadi pada beberap jenis barang, diantaranya yaitu : 1) barang yang memiliki unsur spekulasi, misal emas, tanah perkotaan dan saham; 2) barang prestise; 3) barang given.
4.      Kurva Permintaan
Kurva permintaan dapat diartikan sebagai grafik yang menggambarkan variabel harga dengan barang yang diminta (permintaan) yang di pengaruhi oleh suatu keadaan (pasar).
5.      Elastisitas Permintaan
Elastisitas permintaan adalah suatu ukuran kuantitatif sebagai akibat dari pengaruh perubahan harga terhadap perubahan jumlah barang yang diminta atau permintaan (Sadono Sukirno, 2005 : 103).
6.      Sistem Elektrik All Operator
      a.       Kelemahan pulsa elektrik all operator :
1)      Menggunakan sms atau ym untuk bertransaksi terkadang pending atau internet lambat. Terutama  saat perang sms gratis. Biasanya sms akan lama sampainya ke server kami.
2)      Apabila padat maka harus antri transaksinya. Tapi tidak terlalu lama maksimal sekitar 5 menit jika operator tidak error atau gangguan.
      b.      Kelebihan pulsa elektrik all operator :
1)      Simpel, cukup dengan sebuah ponsel Anda. Anda tidak perlu membeli chip semua operator.
2)      Deposit bebas, tidak ada masa kedaluarsa.
Sumber : https://noshagustinugraha.wordpress.com/2013/11/26/contoh-proposal-pengajuan-skripsi/
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Windows 10: Generasi Baru Windows

Win10_Hero_Big-659x389

REDMOND, Washington – 21 Januari 2015 – Pada hari Rabu, waktu setempat, Microsoft menampilkan generasi baru dari Windows, dengan pengalaman yang dirancang untuk memasuki era komputasi baru yang lebih personal, serta dua perangkat baru untuk memaksimalkan pengalaman penggunaan Windows – mulai dari perangkat berlayar besar sampai yang tidak berlayar sama sekali. Windows 10 akan hadir sebagai layanan yang menawarkan pengalaman lebih aman, inovatif, dan terbaru, untuk mendukung perangkat seumur hidup. Upgrade1 gratis terhadap Windows 10 akan tersedia bagi pelanggan yang menggunakan Windows 7, Windows 8.1, dan Windows Phone 8.1, yang melakukan upgrade di tahun pertama.

“Windows 10 menandai permulaan dari era komputasi yang lebih personal di dunia mobile-first, cloud first,” ujar Satya Nadella, CEO Microsoft. “Tujuan kami adalah untuk membuat 1,5 miliar pengguna Windows saat ini jatuh cinta terhadap Windows 10, serta untuk membuat miliaran orang lainnya menggunakan Windows,” tambahnya.

Windows 10: Membuat Komputasi Menjadi Lebih Personal
Windows 10 menandai permulaan dari era komputasi personal, dimana teknologi menghilang dan orang-orang menjadi pusatnya. Di era ini, bukan mobilitas perangkat yang penting, melainkan mobilitas pengalaman adalah hal yang penting. Pengalaman harus dapat diperoleh dengan mudah dari perangkat manapun. Pengguna juga harus dapat secara alami berinteraksi dengan teknologi, seperti saat mereka berinteraksi dengan orang lain – dengan suara, gerak tubuh, ataupun tatapan. Perlindungan privasi memegang peranan penting dalam memberikan pengalaman terpercaya yang membuat orang mampu mengendalikan sendiri pengalaman mereka.

Pada hari Rabu waktu setempat, Microsoft menampilkan berbagai pengalaman baru yang ada di Windows 10, termasuk diantaranya adalah sebagai berikut:

Cortana Hadir di PC dan Tablet. Asisten pribadi Cortana, yang memulai debutnya pada Windows Phone tahun lalu, kini juga tersedia pada Windows 10 PC dan tablet untuk membantu pengguna menyelesaikan keperluan mereka sehari-hari.2 Cortana adalah asisten pribadi yang memiliki kemampuan untuk mempelajari preferensi pengguna agar dapat memberikan rekomendasi yang relevan, akses yang cepat terhadap informasi penting, serta hal-hal penting yang menarik bagi individu terkait. Interaksi dapat dilakukan secara alami dan mudah melalui suara maupun ketikan, dengan fitur-fitur canggih yang dapat mengendalikan Cortana agar lebih terpercaya serta transparan.

Browser Baru “Proyek Spartan” yang membuat Web bekerja untuk sang penggunanya. Windows 10 akan menyediakan browser baru Microsoft, yang saat ini masih disebut sebagai “Proyek Spartan,” yang dibangun dengan tujuan untuk memiliki interoperabilitas. Melalui berbagai fitur utama yang sudah ada pada browser, penemuan dan pencarian menjadi lebih terpercaya. Beberapa fitur paling canggih yang terdapat dalam browser meliputi kemampuan untuk menambahkan keterangan di halaman web yang tengah diakses secara langsung, entah itu dengan keyboard ataupun pena, dan kemudian dapat dibagikan kepada teman-tema secara lebih mudah. Selain itu, browser juga menyediakan tampilan baca yang bebas gangguan dan mampu menampilkan artikel dalam tata letak yang disederhanakan demi pengalaman membaca yang baik bagi artikel online serta offline. Integrasinya dengan Cortana dapat digunakan untuk mencari dan melakukan hal-hal online secara lebih cepat. Semua ini ditawarkan dengan tampilan baru yang dibangun hanya untuk Windows 10.

Xbox Live dan Aplikasi Xbox Baru Membawa Pengalaman Gaming Berbeda di Windows 10. Xbox pada Windows 10 memungkinkan gamer dan developer untuk mengakses jaringan game Xbox Live yang luas pada Windows 10 PC serta Xbox One. Gamer dapat meng-capture, mengedit, dan membagikan momen game terbaik mereka melalui Game DVR. Mereka juga dapat bermain game baru dengan teman-teman mereka melalui perangkat apapun, yang menghubungkan jutaan gamer di seluruh dunia. Game yang dikembangkan untuk aplikasi pemrograman interface baru Windows 10, yakni DirectX12, akan menampilkan perbaikan dalam kecepatan, efisiensi, maupun kemampuan grafis. Gamer juga dapat bermain game di PC mereka, langsung dari Xbox One yang dikontrol untuk Windows 10 tablet maupun PC, di rumah masing-masing.3

Office di Windows 10. Aplikasi Office di Windows 10 menawarkan pengalaman sentuh pertama yang dapat dirasakan dari perangkat apapun. Versi baru dari Word, Excel, PowerPoint, OneNote, dan Outlook dirancang untuk Windows, dikembangkan untuk bekerja melalui sentuhan, dan menawarkan pengalaman Office yang telah pelanggan ketahui serta cintai. Dengan fitur-fitur yang telah familiar di Office, pengguna dapat membuat dan mengedit dokumen Word dengan mudah. Fitur baru berupa tinta di PowerPoint, membiarkan pengguna untuk dapat membubuhi keterangan slide secara real time. Kontrol sentuh pertama baru di Excel memudahkan pengguna untuk membuat dan memperbarui spreadsheet tanpa keyboard ataupun mouse. Versi berikutnya dari Office suite desktop juga sedang dalam pengembangan. Microsoft akan memiliki lebih banyak materi lagi yang dapat disampaikan dalam beberapa bulan mendatang.

Tambahan fitur dan inovasi Windows 10 yang telah disampaikan pada hari ini adalah sebagai berikut:

Mode Continuum. Pada perangkat 2-in-1, Windows 10 akan dapat berpindah secara mudah dari keyboard, mouse, sentuhan, maupun tablet karena Windows 10 dapat mendeteksi transisi yang memungkinkan peralihan mode secara nyaman.
Aplikasi universal baru. Windows 10 menawarkan aplikasi yang memberikan pengalaman baru, konsisten di seluruh kontinum perangkat, untuk foto, video, musik, peta, people & messaging, serta mail & calendar. Aplikasi-aplikasi built-in ini memiliki desain terbaru yang terlihat dan terasa sama antar aplikasi serta antar perangkat. Konten disimpan dan diselaraskan melalui OneDrive, memungkinkan pengguna untuk memulai sesuatu pada satu perangkat dan melanjutkannya di perangkat yang lain.
“Segala sesuatu tentang Windows 10 – pengalamannya, diberikan sebagai layanan melalui free upgrade – yang berarti bahwa Windows 10 bukanlah sekedar produk baru, melainkan suatu hubungan yang berkelanjutan – hal yang dapat memberikan nilai berkelanjutan bagi semua pelanggan kami,” ujar Terry Myerson, Executive Vice President, Operating Systems Group, Microsoft. “Generasi baru dari Windows merupakan komitmen. Komitmen untuk membebaskan orang-orang dari kerumitan teknologi dan memungkinkan mereka untuk mengerjakan hal-hal luar biasa.”

Windows 10: Mendukung inovasi dan mengspirasi platform komputasi baru Windows 10 menyesuaikan dengan perangkat yang digunakan pelanggan – dari Xbox ke PC, smartphone ke tablet, hingga perangkat kecil – mereka merasakan pengalaman yang konsisten, familiar, serta kompatibel. Windows 10 akan beroperasi sebagai satu kesatuan yang sangat luas dari perangkat yang berbeda-beda – dari sensor terkecil sebagai bagian dari Internet of Things, hingga server di pusat data perusahaan di seluruh dunia. Beberapa perangkat memiliki layar 4 inci, beberapa memiliki layar 80 inci, dan beberapa tidak memiliki layar sama sekali. Pada hari Rabu, Microsoft meluncurkan dua perangkat yang akan memungkinkan pelanggan untuk merasakan penggunaan Windows dalam cara-cara baru yang luar biasa.

Windows 10 Membuka Masa Depan Hologram dengan HoloLens Microsoft
Microsoft berbagi contoh revolusioner bagaimana Windows 10 memungkinkan pergeseran dari tampilan tradisional mesin-sentris dari komputasi menjadi interaksi yang jauh lebih pribadi dan humanistik. Sebagai platform komputasi hologram pertama di dunia, Windows 10 meliputi satu set API yang memungkinkan pengembang untuk menciptakan pengalaman hologram dunia secara nyata. Melalui Windows 10, hologram dapat menjadi aplikasi universal Windows, dan semua aplikasi universal Windows lainnya juga mampu bekerja sebagai hologram – hal yang memungkinkan pengguna untuk menempatkan hologram tiga dimensi dalam dunia nyata dan memungkinkan mereka untuk mendapatkan cara-cara baru dalam berkomunikasi, serta mengeksplorasi hal-hal yang lebih personal.

Untuk menampilkan kemungkinan penggunaan hologram pada Windows 10, Microsoft meluncurkan komputer hologram yang paling maju di dunia. Microsoft HoloLens adalah komputer hologram untethered pertama -tidak membutuhkan kabel, telepon, ataupun koneksi ke PC. Microsoft HoloLens memiliki lensa high-definition see-through holographic dan suara spasial, yang memungkinkan pengguna untuk dapat melihat dan mendengar hologram di sekitar mereka. Dilengkapi dengan sensor canggih, sistem generasi berikutnya yang ada pada chip dilengkapi dengan Holographic Processing Unit (HPU), yang memahami apa yang pengguna lakukan dan juga apa yang terjadi di sekitar pengguna. Microsoft HoloLens mampu mengolah data yang berkapasitas terabytes dari sensor yang dimilikinya secara real time, sambil beroperasi tanpa kabel.

Dengan menempatkan hologram tiga dimensi di dunia sekitar pengguna, Microsoft HoloLens memberikan tampilan baru dalam kehidupan pengguna yang dapat memberitahukan apa yang pengguna lihat dan memahami apa yang pengguna katakan melalui gerakan tangan serta suara. Dengan menempatkan pengguna sebagai pusat pengalaman komputasi, Microsoft HoloLens memungkinkan pengguna untuk membuat, mengakses informasi, menikmati hiburan, dan berkomunikasi dalam cara-cara baru yang menarik.

Microsoft Surface Hub mengoptimalkan pengalaman kerja tim di Windows 10 Windows 10 menyediakan perangkat berlayar besar baru yang dapat membantu tim untuk berbagi serta membuat ide bersama-sama. Inovasi perangkat berupa multi-touch dan digital inking, serta built-in kamera, sensor, dan mikrofon, memungkinkan Surface Hub untuk memaksimalkan manfaat yang ditawarkan Windows 10, Skype untuk Bisnis, dan Office 365, memberikan pengalaman baru yang dirancang untuk membuat setiap orang – baik yang berada di tempat jauh ataupun dekat – merasa mereka seolah-olah berada di ruangan yang sama.

Secara khusus, Surface Hub menawarkan state-of-the-art digital white boarding; konferensi jarak jauh instan; kemampuan yang memungkinkan beberapa orang untuk berbagi dan mengedit konten pada layar dari laptop, tablet, maupun telepon; serta platform terpercaya untuk aplikasi layar lebar. Tersedia dalam dua ukuran – 55-inci dan 84-inci – Surface Hub mampu menghilangkan keterbatasan ruang konferensi tradisional, sehingga dapat membuat tim menciptakan karya terbaik mereka bersama-sama.

Technical Preview Windows 10 untuk PC berikutnya akan tersedia secara gratis di Windows Insiders dalam minggu depan, sementara techincal preview Windows 10 untuk ponsel pertama kalinya akan tersedia di bulan Februari. Informasi lebih lanjut mengenai Insider Program Windows dan Technical Previews, dapat dilihat di http://preview.windows.com.

1. Diperlukan perangkat keras dan perangkat lunak dengan spesifikasi minimum tertentu. Ketersediaan fitur mungkin berbeda tergantung perangkat. Beberapa edisi tidak termasuk. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan klik http://www.windows.microsoft.com.

2. Pada saat peluncuran, Cortana baru tersedia di Negara-negara tertentu

3. Fitur Xbox Live, termasuk rekaman permainan, hanya tersedia dengan games yang mendapatkan dukungan di Negara-negara yang mendukung Xbox Live. Lihat daftar Negara tersebut disini http://www.xbox.com/en-US/live/countries. Pengalaman grafis dengan DirectX 12 hanya dapat ditemukan di permainan tertentu dan chip grafis yang memenuhi standar tersebut. Pada tahun 2015, jumlah permainan yang mendukung pengalaman antar perangkat masih terbatas, tapi jumlahnya akan terus bertambah. Streaming multiplayer dari Xbox One memerlukan koneksi jaringan dan keanggotaan di Xbox Live Gold (dijual terpisah); Gold juga diperlukan untuk memainkan Xbox One secara multiplayer

Sumber : http://news.microsoft.com/id-id/2015/01/21/windows-10-generasi-baru-windows/

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENGERTIAN BAHASA DAN JENIS – JENIS BAHASA

PENGERTIAN BAHASA : Apa arti bahasa menurut ahli ?

Bahasa (dari bahasa Sanskerta भाषा, bhāṣā) adalah kapasitas khusus yang ada pada manusia untuk memperoleh, dan menggunakan sistem komunikasi yang kompleks, dan sebuah bahasa adalah contoh spesifik dari sistem tersebut. Kajian ilmiah terhadap bahasa disebut dengan linguistik.

Perkiraan jumlah dari bahasa-bahasa di dunia beragam antara 6.000-7.000 bahasa. Namun, perkiraan tepatnya bergantung kepada suatu perubahan sembarang antara perbedaan bahasa, dan dialek. Bahasa alami adalah bicara atau bahasa isyarat, tapi setiap bahasa dapat disandikan ke dalam media kedua menggunakan stimulus audio, visual, atau taktil, sebagai contohnya, dalam tulisan grafis, braille, atau siulan. Hal ini karena bahasa manusia adalah modalitas-independen. Bila digunakan sebagai konsep umum, “bahasa” bisa mengacu pada kemampuan kognitif untuk dapat belajar, dan menggunakan sistem komunikasi yang kompleks, atau untuk menjelaskan sekumpulan aturan yang membentuk sistem tersebut, atau sekumpulan pengucapan yang dapat dihasilkan dari aturan-aturan tersebut. Semua bahasa bergantung pada proses semiosis untuk menghubungkan isyarat dengan makna tertentu.

Kita dapat memahami maksud dan tujuan orang lain berbahasa atau berbicara apabila kita mendengarkan dengan baik apa yang dikatakan. Dibawah ini ada beberapa pengertian bahasa menurut ahli :

  • Pengertian Bahasa menurut (Depdiknas, 2005: 3)Bahasa pada hakikatnya adalah ucapan pikiran dan perasan manusia secara teratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya.
  • Pengertian Bahasa menurut Harun Rasyid, Mansyur & Suratno (2009: 126) bahasa merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan.
  • Sedangkan bahasa menurut kamus besar Bahasa Indonesia (Hasan Alwi, 2002: 88) bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik

Kesimpulan Pengertian Bahasa menurut ahli

Berdasarkan beberapa pengertian bahasa tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian bahasa adalah sistem yang teratur berupa lambang-lambang bunyi yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran bahasa tersebut.

Nah dalam arti dari pengertian bahasa tersebut, hal ini menonjolkan beberapa segi sebagai berikut:

  • Bahasa adalah sistem. Maksudnya bahasa itu tunduk kepada kaidah-kaidah tertentu baik fonetik, fonemik, dan gramatik. Dengan kata lain bahasa itu tidak bebas tetapi terikat kepada kaidah-kaidah tertentu.
  • Sistem bahasa itu sukarela (arbitary). Sistem berlaku secara umum, dan bahasa merupakan peraturan yang mendasar. Sebagai contoh: ada beberapa bahasa yang memulai kalimat dengan kata benda seperti Bahasa Inggris, dan ada bahasa yang mengawali kalimatnya dengan kata kerja. Dan seseorang tidak dapat menolak aturan-aturan tersebut baik yang pertama maupun yang kedua. Jadi tidak tunduk kepada satu dialek tertentu.
  • Bahasa itu pada dasarnya adalah bunyi, dan manusia sudah menggunakan bahasa lisan sebelum bahasa lisan seperti halnya anak belajar berbicara sebelum belajar menulis. Di dunia banyak orang yang bisa berbahasa lisan, tetapi tidak dapat menuliskannya. Jadi bahasa itu pada dasarnya adalah bahasa lisan (berbicara), adapun menulis adalah bentuk bahasa kedua. Dengan kata lain bahasa itu adalah ucapan dan tulisan itu merupakan lambang bahasa.
  • Bahasa itu simbol. Bahasa itu merupakan simbol-simbol tertentu. Misalnya kata ”rumah” menggambarkan hakikat sebuah rumah. Jadi bahasa itu adalah lambang-lambang tertentu. Pendengar atau pembaca meletakkan simbol-simbol atau lambang-lambang tersebut secara proporsional.
  • Fungsi bahasa adalah mengekspresikan pikiran dan perasaan. Jadi tidak hanya mengekspresikan pikiran saja. Peranan bahasa terlihat jelas dalam mengekpresikan estetika, rasa sedih senang dalam interaksi sosial. Dalam hal ini mereka mengekspresikan perasaan dan bukan pikiran. Karena itu bahasa itu mempunyai peranan sosial, emosional disamping berperan untuk mengemukakan ide.

Demikianlah kajian teoritis tentang pengertian bahasa menurut ahli, semoga artikel tersebut dapat menambah pengetahuan kita.

JENIS – JENIS BAHASA

Bahasa merupakan suatu alat komunikasi seseorang dengan lawan bicaranya. Bahasa digunakan untuk mengutarakan maksud kita, agar orang lain dapat mengerti. Setiap Negara memiliki bahasa persatuan seperti bahasa Indonesia. tidak hanya itu di Indonesia juga terdapat berbagai macam bahasa daerah seperti bahasa betawi, bahasa sunda, bahasa jawa, bahasa batak, dan lain-lain.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai jenis jenis bahasa, jenis-jenis bahasa diantaranya yaitu : bahasa lisan/tulisan, bahasa isyarat, bahasa pemrograman, bahasa batin. Adapun pengertian dari keempat jenis bahasa tersebut :

1. Bahasa Lisan yaitu suatu komunikasi anatar manusia untuk mengutarakan maksudnya melalui kata kata yang terucap dari mulut.

2. Bahasa Tulisan merupakan suatu bentuk komunikasi yang terbentuk dari berbagai kosa kata yang disusun sehingga terbentuk suatu kalimat yang memiliki arti dan dituangkan kedalam bentuk tulisan.

3. Bahasa Isyarat merupakan suatu bentuk komunikasi yang menggunakan anggota tubuh seperti tangan dan gerak bibir. Biasanya yang menggunakan jenis bahasa ini adalah kaum tunarungu mereka mengkombinasikan antara gerakan tangan, gerak bibir, dan ekspresi wajah agar lawan bicaranya mengerti apa yang ia maksud.

4. Bahasa Pemrograman yaitu suatu bahasa yang digunakan untuk memerintah komputer dengan menggunakan syntax syntax yang telah diatur oleh bahasa pemrograman itu sendiri, tujuannya agar komputer mampu menjalankan apa yang kita perintahkan.

5. Bahasa Batin merupakan suatu interaksi mental secara langsung menggunakan isi hati kita, bahasa batin tidak memerlukan sarana kata kata seperti jenis bahasa yang lainnya. Istilah yang lebih mirip dengan komunikasi bahasa batin yaitu telepati.

Sedangkan jenis-jenis bahasa secara sosiolinguistik berkaitan dengan faktor – faktor eksternal bahasa diantaranya sosiologis , politis , dan kultural .

1. Jenis Bahasa Berdasarkan Sosiologis yaitu standarisasi terhadap penerimaan suatu bahasa akan seperangkat dengan kodifikasi dan penerimaan terhadap sebuahbahasa oleh masyarakat pemakai bahasa itu akan seperangkat kaidah atau norma yang menentukan pemakaian bahasa yang benar

2. Jenis Bahasa Berdasarkan Sikap Politik Bahasa berdasarkan sikap politik dapat       dibedakan adanya bahasa nasional, bahasa resmi, bahasa Negara, bahasa persatuan. Perbedaan ini dikatakan berdasarkan sikap politik karena sangat erat sekali hubungannya dengan kebangsaan. Ada kemungkinan keempat sistem itu memiliki keterkaitan yang sama,mungkin juga tidak .

Sebagai sistem linguistik disebut sebagai bahasa nasional kalau sistem linguistik itu diangkat oleh suatu bangsa sebagai suatu identitas bangsa itu, bahasa melayu yang diangkat oleh bangsa Indonesia pengangkatansebuah system linguistik menjadi bahasa nasional berkat sikap dan pemikiran politik yaitu agar dikenal sebagai sebuah bangsa berbeda dengan bangsa lain .Bahasa Negara adalah sebuah sistem linguistik yang secara resmi dalam undang-undang dasar sebuah Negara ditetapkan sebagai sebagi sebuah alat komunikasi resmi sebuah Negara artinya segala urusan kenegaraan ,administrasi kenegaraan, dan kegiatan kegiatan kenegaraan dijalankanmenggunakan bahasa tersebut .

3. Bahasa resmi adalah sebuah sebuah sistem linguistic yang ditetapkan untuk digunakan dalam suatu pertemuan sepertiseminar konferensi, rapat, dan sebagainya. Dalam sidanginternasional PBB bahasa Inggris, Prancis , Spanyol, Chinadan bahasa Arab ditetapkan sebagai bahasa persidangan Pengangkatan bahasa persatuan adalah dilakukan oleh suatu bangsa dalam kerangka perjuangan dimana bangsa yangberjuang itu merupakan masyarakat yang multilingual tujuan dari pengangkatan bahasa persatuan adalah untuk mempersatukan suatu bangsa tersebut

Jenis Bahasa berdasarkan Tahap Pemerolehan Berdasarkan tahap pemerolehannya dapat dibedakan adanya bahasa ibu , bahasa pertama, bahasa kedua dan seterusnya. Bahasa ibu lazim juga disebut sebagai bahasa pertama karenabahasa itu yang pertama dipelajarinya. Kalau si anak mempelajari bahasa lainya maka lazim disebut bahasa kedua.Dan begitu seterusnya di Indonesia biasanya bahasa ibu mereka adalah bahasa daerahnya masing masing. Sedangkan bahasaasing pasti menjadi bahasa kedua mereka.

Lingua Franca Adalah bahasa sementara yang digunakan partisipan yang mempunyai bahasa ibu berbeda. Pemilihan suatu sistem linguistik menjadi sebuah lingua franca adalah berdasarkan adanya kesalingpahaman di antara mereka. Karena dasar pemilihan lingua franca adalah keterpahaman atau kesaling pengertian dari partisipan yang saling menggunakannya, maka bahasa, baik sebuah lagu, pijin, maupun kreol, dapat menjadi sebuah lingu franca itu .

sumber      :

http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa

http://www.kajianteori.com/2013/03/pengertian-bahasa-menurut-ahli.html

http://natalinadc.blogspot.com/2012/09/jenis-jenis-bahasa.html

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Judul Buku ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ Tidak Diciptakan oleh R. A. Kartini, Lalu Oleh Siapa?

Ketika mendengar judul buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, pikiran kita biasanya akan langsung tertuju pada sosok R. A. Kartini. Tapi tahukah Anda siapa yang sebenarnya memberi judul buku tersebut. Seperti yang dilansir oleh id.wikipedia.org, buku kumpulan surat yang ditulis oleh perempuan yang hari lahirnya diperingati oleh seluruh masyarakat Indonesia ini dibukukan oleh Jacques Henrij Abendanon.

J. H. Abendanon mengumpulkan surat-surat Kartini dan membukukan buku tersebut dengan judul  Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya adalah “Dari Kegelapan Menuju Cahaya”. J. H. Abendanon sendiri adalah Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda dari tahun 1900-1905. Ia membukukan surat-surat Kartini dan menerbitkannya pada tahun 1911. Lalu pada tahun 1922, buku tersebut disajikan dalam bahasa Melayu. Judulnya pun berubah menjadi “Habis Gelap Terbitlah Terang; Boeah Pikiran”. Di Indonesia, buku tersebut diterbitkan oleh Balai Pustaka dengan Armijn Pane sebagai penerjemahnya.

Di dalam buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, tidak semua surat dimuat. Alasannya adalah agar jalan cerita bisa tetap terjaga dan bisa menjadi roman. Jika Anda berkesempatan untuk membaca buku ini, Anda akan membacanya bukan sebagai kumpulan surat biasa tetapi sebagai roman kehidupan perempuan. Ada banyak sekali kutipan inspiratif dan kata-kata mutiara yang bisa kita ambil dari buku ini. Salah satunya adalah “Kita dapat menjadi manusia sepenuhnya, tanpa berhenti menjadi wanita sepenuhnya”. Kutipan ini ada pada surat Kartini kepada Nyonya Abendon pada bulan Agustus 1900.

Oh iya, apakah Anda tahu kapankah tanggal 21 April ditentukan sebagai Hari Kartini di Indonesia untuk pertama kalinya? Presiden Sukarno menetapkan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini pada tahun 1964. Tanggal 21 April ini merupakan hari lahir R. A. Kartini

Sumber : http://www.vemale.com/ragam/56534-judul-buku-habis-gelap-terbitlah-terang-tidak-diciptakan-oleh-r-a-kartini-lalu-oleh-siapa.html

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penalaran

Definisi

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).

Metode dalam menalar

Metode Induktif

Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan menjelaskan permasalahan-permasalahan khusus (mengandung pembuktian dan contoh-contoh fakta) yang diakhiri dengan kesimpulan yang berupa pernyataan umum. Paragraf Induktis sendiri dikembangkan menjadi beberapa jenis. Pengembangan tersebut yakni paragraf generalisasi, paragraf analogi, paragraf sebab akibat bisa juga akibat sebab.

Contoh paragraf Induktif:

Pada saat ini remaja lebih menukai tari-tarian dari barat seperti breakdance, Shuffle, salsa (dan Kripton), modern dance dan lain sebagainya. Begitupula dengan jenis musik umumnya mereka menyukai rock, blues, jazz, maupun reff tarian dan kesenian tradisional mulai ditinggalkan dan beralih mengikuti tren barat. Penerimaan terhadap bahaya luar yang masuk tidak disertai dengan pelestarian budaya sendiri. Kesenian dan budaya luar perlahan-lahan menggeser kesenian dan budaya tradisional.

Metode Deduktif

Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.

Contoh paragraf Deduktif :

Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.

Jenis Penalaran Induktif

Analogi

Analogi adalah suatu proses penalaran untuk menarik kesimpulan /referensi tentang kebenaran suatu gejala khusus berdasarkan kebenaran suatu gejala khusus lain yang memiliki sifat-sifat esensisal penting yang bersamaan.
Contohnya :
Bagaikan badai mengamuk, memorakporandakan segala sesuatu yang ditemui. Rumah-rumah berantakan, pohon-pohon bertumbangan tiada bersisa. Tinggallah akhirnya dataran yang luas dan sunyi dengan puing-puing gedung dan pohon –pohon yang tumbang. Demikianlah penderitaan telah membuatnya hancur luluh tanpa ampun. Rasanya tak ada lagi yang tersisa, kecuali badan yang hampa rasa, tanpa citra, cipta, dan karya.

Generalisasi

Generalisasi adalah suatu proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fenomena individual ( khusus ) menuju kesimpulan umum yang mengikat seluruh fenomena sejenis dengan fenomena individual yang diselidiki.
Macam – macam generalisasi :
 Generalisasi sempurna adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.
Contohnya setelah kita memperhatikan jumlah hari pada setiap bulan tahun Masehi kemudian disimpulkan bahwa :
Semua bulan Masehi mempunyai hari tidak lebih dari 31. Dari penyimpulan ini, keseluruhan fenomena yaitu jumlah hari pada setiap bulan kita selidiki tanpa ada yang kita tinggalkan. Generalisasi macam ini memberikan kesimpulan amat kuat dan tidak dapat diserang. Tetapi tentu saja tidak praktis dan tidak ekonomis.

Generalisasi tidak sempurna yaitu generalisasi berdasarkan sebagian fenomena untuk mendapatkan kesimpulan yang berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diselidiki.ek
Contohnya setelah kita menyelidiki sebagian bangsa Indonesia bahwa mereka adalah manusia yang suka bergotong royong, kemudian kita simpulkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang suka gotong royong, maka penyimpulan ini adalah generalisasi tidak sempurna.

Hubungan Kasual

Hubungan kausal adalah cara penalaran yang diperoleh dari peristiwa-peristiwa yang memiliki pola hubungan sebab akibat. Salah satu variabel (independen) mempengaruhi variabel yang lain (dependen).
Contohnya :
Kemarin Budi tidak dapat mengerjakan soal ujian. Hari ini pengumuman nilai ujian dan budi mendaptkan nilai jelek. Karena itu, Budi pasti tidak belajar.

Jenis Penalaran Deduktif

Premis

Premis adalah pernyataan yang digunakan sebagai dasar penarikan kesimpulan.Kemudian premis dapat dibedakan dengan premis mayor (premis yang termnya menjadi predikat), dan premis minor (premis yang termnya menjadi subjek).
Contohnya :
Semua Tanaman membutuhkan air
Akasia adalah tanaman
Akasia membutuhkan air.

Silogisme

Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposisi ( pernyataan ) dan sebuah konklusi ( kesimpulan ).
Contohnya :
Barang siapa melanggar peraturan harus dihukum
Ia melanggar peraturan
Ia harus dihukum.

Entimem

Entimem adalah penalaran deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme. Tetapi di dalam entimem premisnya dihilangkan / tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.
Contohnya :
Proses fotosintesis memerlukan sinar matahari
Pada malam hari tidak ada matahari
Pada malam hari tidak mungkin ada fotosintesis.

Proposisi

Proposisi adalah kalimat logika yang merupakan pernyataan tentang antara dua atau beberapa hal yang dapat dinilai benar atau salah.Proposisi merupakan suatu kegiatan rohani baik menyuguhkan atau mengingkari.
Contohnya :
Proposisi yang menyuguhkan “Semua orang Negro hitam” dan proposisi yang mengingkarinya “Semua orang Negro tidak hitam”.

Sumber :

https://wind486.wordpress.com/2010/04/02/32/

http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tugas 4 (Kutipan & Daftar Pustaka)

A. KUTIPAN

1) Pengertian Kutipan

Kutipan adalah suatu kata yang mungkin semua orang belum tahu apa maksudnya. Kutipan juga merupakan suatu gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

2) Prinsip-prinsip dalam mengutip

Dalam membuat tulisan kita pasti sering mengambil atau mengutip dari tulisan orang lain, maka dari itu perlu kita tahu bagaimana prinsip-prinsip yang benar dalam mengutip dari tulisan orang lain. Diantaranya adalah sebagai berikut:

a. apabila dalam mengutip sebuah karya atau tulisan yang ada salah ejaan dari sumber kutipan kita, maka sebaiknya kita biarkan saja apa adanya seperti sumber yang kita ambil tersebut. Kita sebagai pengutip tidak diperbolehkan membenarkan kata ataupun kalimat yang salah dari sumber kutipan kita.

b.dalam kutipan kita diperkenankan menghilangkan bagian-bagian kutipan dengan syarat bahwa
penghilangan bagian itu tidak menyebabkan perubahan makna atau arti yang terkandung dalam sumber kutipan kita. Caranya :
# Menghilangkan bagian kutipan yang kurang dari satu alinea.
Bagian yang dihilangkan diganti dengan tiga titik berspasi.
# Menghilangkan bagian kutipan yang kurang dari satu alinea.
Bagian yang dihilangkan diganti dengan tiga titik berspasi sepanjang garis (dari margin kiri sampai margin kanan).

3) Jenis-jenis Kutipan

Terdapat beberapa jenis kutipan, antara lain adalah Kutipan langsung dan Kutipan Tidak langsung. Disini saya akan mencoba menjelaskan jenis-jenis kutipan tersebut.

a.Kutipan Langsung adalah kutipan yang sama persis seperti kutipan aslinya, atau sumber yang kita ambil untuk mengutip. Disini kita sama sekali tidak boleh merubah atau menghilangkan kata atau kalimat dari sumber kutipan kita.Kalaupun ada keraguan atau kesalahan dalam kutipan yang kita ambit tersebut kita hanya dapat memandakannya dengan [sic!] yang menandakan kita mengutip langsung tanpa ada editan dan kita tidak bertanggung jawab jika ada kesalahan dari kutipan ynag kita ambil. Bila dalam kutipan terdapat huruf atau kata yang salah lalu dibetulkan oleh pengutip,harus digunakan huruf siku [ ….. ]. Demikian juga kalau kita menyesuaikan ejaan,memberi huruf kapital,garis bawah,atau huruf miring,kita perlu menjelaskan hal tersebut, missal [ huruf miring dari pengutip ],[ ejaan disesuaikan dengan EYD ],dll.

b. Kutipan Tidak Langsung adalah kutipan yang telah kita ringkas intisarinya dari sumber kutipan aslinya. Kutipan tidak langsung ditulis menyatu dengan teks yang kita buat dan tidak usah diapit tanda petik.Penyebutan sumber dapat dengan sistem catatan kaki,dapat juga dengan sistem catatan langsung ( catatan perut ) seperti telah dicontohkan.

d. Kutipan pada catatan kaki

e. Kutipan atas ucapan lisan

f. Kutipan dalam kutipan

g. Kutipan langsung pada materi

4) Teknik Mengutip

Beberapa cara teknik mengutip kutipan langsung dan tidak langsung diantaranya sebagai berikut.

1. Kutipan langsung

a) Kutipan langsung yang tidak lebih dari empat baris :

*  kutipan diintegrasikan dengan teks

* jarak antar baris kutipan dua spasi

* kutipan diapit dengan tanda kutip

* sudah kutipan selesai, langsung di belakang yang dikutip dalam tanda kurung ditulis sumber darimana kutipan itu diambil, dengan menulis nama singkat atau nama keluarga pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman tempat kutipan itu diambil.

b) Kutipan Langsung yang terdiri lebih dari 4 baris :

* kutipan dipisahkan dari teks sejarak tiga spasi

* jarak antar kutipan satu spasi

* kutipan dimasukkan 5-7 ketukan, sesuai dengan alinea teks pengarang atau pengutip. Bila kutipan dimulai dengan alinea baru, maka baris pertama kutipan dimasukkan lagi 5-7 ketukan.

* kutipan diapit oleh tanda kutip atau diapit tanda kutip.

* di belakang kutipan diberi sumber kutipan (seperti pada 1)

2. Kutipan tidak langsung

* kutipan diintegrasikan dengan teks

*  jarak antar baris kutipan spasi rangkap

*  kutipan tidak diapit tanda kutip

*  sesudah selesai diberi sumber kutipan

3. Kutipan pada catatan kaki

Kutipan selalu ditempatkan pada spasi rapat, meskipun kutipan itu singkat saja. Kutipan diberi tanda kutip, dikutip seperti dalam teks asli.

4. Kutipan atas ucapan lisan

Kutipan harus dilegalisir dulu oleh pembicara atau sekretarisnya (bila pembicara seorang pejabat). Dapat dimasukkan ke dalam teks sebagai kutipan langsung atau kutipan tidak langsung.

5. Kutipan dalam kutipan

Kadang-kadang terjadi bahwa dalam kutipan terdapat lagi kutipan.

B. DAFTAR PUSTAKA

1) Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah halaman yang berisi daftar sumber-sumber referensi yang kita pakai untuk suatu tulisan ataupun karya tulis ilmiah. Daftar Pustaka biasanya berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan (contohnya: thesis). Melalui daftar pustaka yang disertakan pada akhir tulisan, para pembaca dapat melihat kembali pada sumber aslinya.

2) Unsur-unsur Daftar Pustaka

Unsur-unsur yang harus kita perhatikan dalam menulis daftar pustaka diantaranya: nama pengarang, penerjemah, tahun terbit, judul buku, kota terbit, dan penerbit. Selain itu ada pula unsur-unsur yang bisa ada namun tak selalu ada, misalnya: nama editor atau penyunting, jilid buku, edisi buku, dan anak judul. Disebut tak selalu ada karena tak semua buku memiliki unsur-unsur ini.

Yang sering membingungkan kita dalam menulis daftar pustaka diantaranya adalah cara menuliskan nama pengarang. Pada daftar pustaka, nama pengarang kita tuliskan terbalik yaitu nama belakang terlebih dahulu di ikuti tanda koma(,) baru nama depannya. Berikut ini tata cara membalikan nama pengarang dalam daftar pustaka:

  • Nama belakang ditulis lebih dahulu daripada nama depan, meskipun bukan merupakan nama keluarga.Misalnya: Dewi Rieka…………..> ditulis sebagai:  Rieka, Dewi.
  • Nama belakang yang bagian akhirnya berupa singkatan tidak diletakkan di bagian depan pembalikan.Misalnya: Triani Retno A  ………………>  ditulis sebagai:  Retno A, Triani  dan bukan A, Triani Retno
  • Nama yang mencantumkan gelar tradisi, maka nama yang diletakkan di depan dalam pembalikan adalah nama yang tercantum setelah gelar.Misalnya: Rahman Sutan Radjo  ………………..>  ditulis sebagai: Rajo, Rahman Sutan
  • Nama yang mencantumkan kata bin atau binti, maka yang dicantumkan di depan dalam penulisan daftar pustaka adalah nama yang tercantum setelah kata bin atau binti tersebut.Misalnya: Siti Nurhaliza binti Rustam  ……………..> ditulis sebagai: Rustam, Siti Nurhaliza binti
  • Nama pengarang memiliki nama majemukMisalnya: Hillary Rodham-Clinton ………………………> ditulis sebagai: Rodham-Clinton, Hillary  dan bukan Clinton, Hillary Rodham.
  • Nama keluarga berada di bagian depan nama seperti nama-nama orang Cina, maka tidak perlu ada pembalikan nama dalam penulisan daftar pustaka. Misalnya: Wong Kam Fu   ………..> ditulis sebagai: Wong, Kam FuKecuali jika mencantumkan nama Barat, maka asas pembalikan nama ini tetap berlaku. Misalnya: Michelle Yeoh  ………….>  ditulis sebagai: Yeoh, Michelle
  • Penulisan nama-nama pengarang dari Eropa yang memiliki kata depan, kata sandang, atau perpaduannya juga memiliki peraturan tersendiri dalam penulisan daftar pustaka. Misalnya nama-nama Italia yang nama keluarganya didahului dengan awalan, maka kata utama ada pada awalan tersebut. Misalnya:  Leonardi Di Caprio …………………> ditulis sebagai:  Di Caprio, LeonardoAkan tetapi, nama-nama Italia yang nama keluarganya berawalan d’ de, de’, degli, dei, dan de li, maka kata utama ada nama setelah awalan itu. Misalnya: Lorenzo d’Montana …………>  ditulis sebagai: Montana, Lorenzo d’

3) Jenis-jenis Daftar Pustaka

#Kelompok Textbook
a. Penulis perorangan
b. Kumpulan karangan beberapa penulis dengan editor
c. Buku yang ditulis / dibuat oleh lembaga
d. Buku terjemahan

# Kelompok Jurnal
a. Artikel yang disusun oleh penulis
b. Artikel yang disusun oleh lembaga
c. Kelompok makalah yang diresentasikan dalam seminar / konferensi /
simposium

# Kelompok disertasi / tesis

# Kelompok makalah / informasi dari Internet

4) Teknik Penulisan Daftar Pustaka

Dalam penulisan daftar pustaka kita juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini.

  • Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabet, berturut-turut dari atas ke bawah, tanpa menggunakan angka arab (1,2,3, dan seterusnya).
  • Cara penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
    -Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu, baru nama depan)
    -Tulislah tahun terbit buku. Setelah tahun terbit diberi tanda titik (.)
    -Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik (.).
    -Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua (:). Setelah nama penerbit diberi tanda titik
    -Apabila digunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit, baru buku yang terbit kemudian. Di antara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan tanda garis panjang.
  • Untuk penulisan daftar pustaka yang berasal dari internet ada beberapa rumusan pendapat :
    – Menurut Sophia (2002), komponen suatu bibliografi online adalah:
    • Nama Pengarang• Tanggal revisi terakhhir• Judul Makalah• Media yang memuat• URL yang terdiri dari protocol/situs/path/file• Tanggal akses.  – Menurut Winarko memberikan rumusan pencantuman bibliografi online di daftar pustaka sebagai berikut: Artikel jurnal dari internet: Majalah/Jurnal Online
    Penulis, tahun, judul artikel, nama majalah (dengan singkatanresminya), nomor, volume, halaman dan alamat website.*) Nama majalah online harus ditulis miring

Artikel umum dari internet dengan nama
Penulis, tahun, judul artikel, [jenis media], alamat website (diakses tanggal …).*) Judul artikel harus ditulis miring.

Artikel umum dari internet tanpa nama
Anonim, tahun, judul artikel, [jenis media], alamat website (diakses tanggal …).*) “Anonim” dapat diganti dengan “_____”. Judul artikel harus ditulis miring.

C. CONTOH KUTIPAN DAN DAFTAR PUSTAKA

1) Buku

a) Buku tanpa Bab
Referensi pada tulisan (kutipan)
. . . which offered a theoretical backdrop for a number of innovative behavior modification approaches
(Skinner, 1969).
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Skinner, B.F. (1969). Contingencies of reinforcement. New York: Appleton-Century- Crofts.
Bremner, G., & Fogel, A. (Eds.). (2001). Blackwell handbook of infant development. Malden, MA: Blackwell.

b) Buku dengan Bab
Referensi pada tulisan (kutipan)
. . . The elucidation of the potency of infant-mother relationships, showing how later adaptations echo the
quality of early interpersonal experiences (Harlow, 1958, chap. 8).
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Harlow, H. F. (1958). Biological and biochemical basis of behavior. In D. C. Spencer (Ed.), Symposium on
interdisciplinary research (pp. 239-252). Madison: University of Wisconsin Press.

c) Buku tanpa penulis
Referensi pada tulisan (kutipan)
. . . the number of recent graduates from art schools in France has shown that this is a trend worldwide (Art
Students International, 1988).
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Art students international. (1988). Princeton, NJ: Educational Publications International.

d) Buku dengan edisi / versi
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Strunk, W., Jr., & White, E. B. (1979). The elements of style (3rd ed.). New York: Macmillan.
Cohen, J. (1977). Manual labor and dream analysis (Rev. ed.). New York: Paradise Press.
American Psychiatric Association. (1994). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (4th Ed.).
Washington, DC: Author.

e) Buku terjemahan
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Luria, A. R. (1969). The mind of a mnemonist (L. Solotaroff, Trans.). New York: Avon Books. (Original work
published 1965)

f) Buku dengan beberapa volume
Referensi pada tulisan (kutipan)
. . . The cognitive development of the characters in Karlin’s class illustrates the validity of this new method of
testing (Wilson & Fraser, 1988-1990).
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Wilson, J. G., & Fraser, F. (Eds.). (1988-1990). Handbook of wizards (Vols. 1-4). New York: Plenum Press.

2) Jurnal

a) Artikel Jurnal
Referensi pada tulisan (kutipan)
When quoting an author’s words exactly, indicate the page number:
Even some psychologists have expressed the fear that “psychology is in danger of losing its status as an
independent body of knowledge” (Peele, 1981, p. 807).
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Peele, S. (1981). Reductionism in the psychology of the eighties: Can biochemistry eliminate addiction,
mental illness, and pain? American Psychologist, 36, 807-818.

b) Artikel Jurnal, lebih dari enam pengarang
Referensi pada tulisan (kutipan)
. . . the nutritional value of figs is greatly enhanced by combining them with the others (Cates et al., 1991).
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Cates, A. R., Harris, D. L., Boswell, W., Jameson, W. L., Yee, C., Peters, A. V., et al. (1991). Figs and dates and
their benefits. Food Studies Quarterly, 11, 482-489.

3) Sumber Digital

a) Buku elektonik dari perpustakan digital
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Wharton, E. (1996). The age of innocence. Charlottesville, VA: University of Virginia Library. Retrieved March
6, 2001, from netLibrary database.

b) Artikel Jurnal dari perpustakaan digital
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Schraw, G., & Graham, T. (1997). Helping gifted students develop metacognitive awareness. Roeper Review,
20, 4-8. Retrieved November 4, 1998, from Expanded Academic ASAP database.

c) Artikel Majalah atau Koran dari Internet (bukan dari perpustakaan digital)
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Sarewitz, D., & Pielke, R. (2000, July). Breaking the global warming gridlock [Electronic version]. The Atlantic
Monthly, 286(1), 54-64.

d) Artikel e-Journal
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Bilton, P. (2000, January). Another island, another story: A source for Shakespeare’s The Tempest.
Renaissance Forum, 5(1). Retrieved August 28, 2001, from

http://www.hull.ac.uk/renforum/current.htm

e) Halaman Web
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Shackelford, W. (2000). The six stages of cultural competence. In Diversity central: Learning. Retrieved April
16, 2000, fromhttp://www.diversityhotwire.com/learning/cultural_insights.html

f) Web Site dari organisasi
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
American Psychological Association. (n.d.) APAStyle.org: Electronic references. Retrieved August 31, 2001,
from http://www.apa.org/journals/webref.html

4) Sumber Lain

a) Artikel Koran, tanpa pengarang
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Counseling foreign students. (1982, April). Boston Globe, p. B14.

b) Tesis
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Caravaggio, Q. T. (1992). Trance and clay therapy. Unpublished master’s thesis, Lesley University, Cambridge,
MA.

c) Desertasi
Referensi pada akhir tulisan (daftar pustaka)
Arbor, C.F. (1995). Early intervention strategies for adolescents. Unpublished doctoral dissertation,
University of Massachusetts at Amherst.

Source:

http://teddyhangkoso.blogspot.com/2010/05/teknik-mengutip.html

http://pelangibersinar.blogspot.com/2010/05/prinsip-mengutip.html

http://bilikide.blogspot.com/2009/03/daftar-pustaka_8312.html

http://www.anneahira.com/penulisan-daftar-pustaka.htm

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tugas 2 (Kalimat Efektif)

1. Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran pembicara dan penulis. Kalimat yang efektif mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (pembaca) persis seperti apa yang disampaikan.

Kesalahan-kesalahan yang fatal sering terjadi pada bagian kelompok kata yang memiliki keterangan dengan tafsiran pengertian yang ganda, seperti mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal, anak ibu yang nakal itu dan yang lain-lainnya, yang menyebabkan pembaca atau pendengar harus menafsirkan arti yang berlainan dengan penulis atau pembicara. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna).

Kalimat yang efektif adalah kalimat yang memenuhi syarat-syarat berikut:
(1) secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis,
(2) sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan oleh pembicara atau penulis. oleh sebab itu, kalimat sangat mengutamakan keefektifan informasi sehingga kejelasan kalimat itu dapat terjamin.

Berdasarkan penjelasan di atas, kalimat efektif yaitu kalimat yang dapat menyampaikan hasil pemikiran penulis sehingga dapat dipahami pembaca secara utuh tanpa ada penafsiran yang salah. Penyampaian hasil pemikiran tersebut harus dalam kalimat yang baik.

2. Contoh Kalimat Efektif

1. Kesepadanan
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.
Contoh:
Amara pergi ke sekolah, kemudian Amara pergi ke rumah temannya untuk belajar. (tidak efektif)
Amara pergi ke sekolah, kemudian kerumah temannya untuk belajar. (efektif)
2. Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)
Contoh:
Mahasiswi perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah (tidak efektif)
Mahasiswi yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah. (efektif)
3. Kehematan
Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.
Contoh:
Karena ia tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama belajar di rumahku. (tidak efektif)
Karena tidak diajak, dia tidak ikut belajar bersama di rumahku. (efektif)
4. Kelogisan
Bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Contoh:
Untuk mempersingkat waktu, kami teruskan acara ini. (tidak efektif)
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini. (efektif)
5. Kesatuan atau Kepaduan
Maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
Contoh:
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu. (tidak efektif)
Kita harus mengembalikan kepribadian orang-orang kota yang sudah meninggalkan rasa kemanusiaan. (efektif)
6. Keparalelan atau Kesejajaran
Adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.
Contoh:
Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan. (tidak efektif)
Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan. (efektif)
Harga sembako dibekukan atau kenaikan secara luwes. (tidak efektif)
Harga sembako dibekukan atau dinaikkan secara luwes. (efektif)
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tugas 2 (Kata dan Pilihan Kata)

1. Pengertian Kata

Kata adalah kumpulan beberapa huruf yang memiliki makna tertentu. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) kata adalah unsur bahasa yang diucapkan atau dituliskan yang merupakan perwujudan suatu perasaan dan pikiran yang dapat dipakai dalam berbahasa. Dari segi bahasa kata diartikan sebagai kombinasi morfem yang dianggap sebagai bagian terkecil dari kalimat. Sedangkan morfem sendiri adalah bagian terkecil dari kata yang memiliki makna dan tidak dapat dibagi lagi ke bentuk yang lebih kecil.

2. Hubungan Makna

1. Sinonim
Sinonim secara harfiah berarti ‘nama lain untuk membedakan atau hal yang sama’. Secara semantik, didefenisikan sebagai ungkapan yang maknanya kurang lebih sama dengan makna ungkapan lain. Misalnya, kata sudah dan telah
2. Antonim
Antonim secara harfiah berarti ‘nama lain untuk benda lain pula’. Secara semantik, didefinisikan sebagai ungkapan yang maknanya dianggap dari makna ungkapan. Misalnya, rajin dan malas, atau jahat dan baik
3. Homonim
homonim secara harfiah artinya ‘nama sama untuk benda atau hal lain’. Secara semantik, didefenisikan sebagai ungkapan yang bentuknya sama dengan ungkapan lain, tetapi maknanya tidak sama, Misalnya bisa yang artinya ‘racun ular dengan bisa yang artinya ‘dapat’
4. Homofon
Homofon adalah ungkapan yang bunyinya sama dengan ungkapan lain, tetapi tulisan dan maknanya berbeda. Misalnya, sanksi ‘hukuman’ dengan sangsi ‘ragu-ragu’
5. Homograf
Homograf adalah ungkapan yang tulisannya sama dengan ungkapan lain, tetapi bunyi dan maknanya berbeda. Misalnya, teras ‘halaman rumah’ dengan teras yang dilafalkan [t’ras] yang berarti ‘inti kayu.
6. Polisemi
Polisemi adalah sebagai satuan bahasa (terutama kata, bisa juga frasa) yang memiliki makna lebih dari satu. Misalnya, kata kaki pada kalimat-kalimat berikut.
a. Kakinya tertusuk duri. b. Kaki meja itu patah.
7. Hiponim dan hipernim
Hiponim secara harfiah berarti ‘nama yang termasuk di bawah nama lain’. Secara semantik, didefenisikan sebagai ungkapan yang maknanya dianggap merupakan bagian dari makna suatu ungkapan lain. Sementara itu, hipernim adalah sebaliknya. Hipernim merupakan ungkapan yang maknanya mengandung atau mencakup makna ungkapan lain. Misalnya, kata anggrek berhiponim dengan bunga dan bunga berhipernim dengan anggrek.

Source :

 http://lukman-sikki.blogspot.com/2013/04/memahami-berbagai-hubungan-makna.html

http://abasawatawalla01.blogspot.com/2013/02/kata-frasa-klausa-dan-diksi.html

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ragam dan Laras Bahasa

1. Ragam Bahasa

Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Variasi tersebut bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, atau berbagai variasi sosiolinguistik lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri. Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri.=

  • Jenis – jenis Ragam Bahasa

Pertama, ragam bahasa yang bersifat perseorangan. Ragam bahasa ini disebut dengan istilah idiolek. Idiolek adalah variasi bahasa yang menjadi ciri khas individu atau seseorang pada saat berbahasa tertentu

Kedua, ragam bahasa yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat dari wilayah tertentu, yang biasanya disebut dengan istilah dialek. Misalnya, ragam Bahasa Indonesia dialek Bali berbeda dengan dialek Yogyakarta.

Ketiga, ragam bahasa yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat dari golongan sosial tertentu, biasanya disebut sosiolek. Misalnya ragam bahasa masyarakat umum ataupun golongan buruh kasar tidak sama dengan ragam bahasa golongan terdidik.

Keempat, ragam bahasa yang digunakan dalam kegiatan suatu bidang tertentu, seperti kegiatan ilmiah, sastra, dan hukum. Ragam ini disebut juga dengan istilah fungsiolek, contohnya ragam bahasa sastra dan ragam bahasa ilmiah. Ragam bahasa sastra biasanya penuh dengan ungkapan atau kiasan, sedangkan ragam bahasa ilmiah biasanya bersifat logis dan eksak.

Kelima, ragam bahasa yang biasa digunakan dalam situasi formal atau situasi resmi. Biasa disebut dengan istilah bahasa baku atau bahasa standar. Bahasa baku atau bahasa standar adalah ragam bahasa yang dijadikan dasar ukuran atau yang dijadikan standar. Bahasa baku biasanya dipakai dalam situasi resmi, seperti dalam perundang-undangan, surat menyurat dan rapat resmi, serta tidak dipakai untuk segala keperluan tetapi hanya untuk komunikasi resmi, wacana teknis, pembicaraan di depan umum, dan pembicaraan dengan orang yang dihormati. Di luar itu biasanya dipakai ragam tak baku.

2. Laras Bahasa

Laras bahasa ialah sejenis kelainan bahasa yang digunakan berdasarkan oleh sesuatu bidang yang diceburi oleh seseorang. Laras bahasa boleh diertikan sebagai gaya atau cara menggunakan sesuatu bahasa dalam sesuatu situasi. Laras akan sentiasa berubah-ubah berdasarkan fungsi dan keadaan. Di samping itu, setiap laras menitikberatkan pilihan kata atau istilah dan menggunakan struktur ayat yang berlainan mengikut disiplin atau bidang tertentu.

  • Jenis-jenis Laras Bahasa
  1. Laras Bahasa Sukan
  2. Laras Bahasa Agama
  3. Laras Bahasa Sastera
  4. Laras Bahasa Seni
  5. Laras Bahasa Iklan
  6. Laras Bahasa Resepi
  7. Laras Bahasa Sains

Source :

http://ms.wikipedia.org/wiki/Laras_bahasa

http://fwutami.blogspot.com/2013/10/ragam-bahasa.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Ragam_bahasa

Posted in Uncategorized | Leave a comment