Tema : ISD sebagai salah satu MKDU

Senin, 02/07/2012 18:09 WIB

Duh! Napi Nekat Kabur dari Penjara Demi Kunjungi Ibunya yang Sakit

 

Novi Christiastuti Adiputri – detikNews

 
 
 
John Massey (mirror.co.uk)

London, – Seorang narapidana kasus pembunuhan di Inggris nekat melarikan diri dari penjara demi mengunjungi ibundanya yang sakit. Setelah kabur selama 2 hari, pria berusia 64 tahun ini ditangkap polisi di dekat tempat ibunya dirawat.

Seperti dilansir oleh mirror.co.uk, Senin (2/7/2012), John Massey (64) berhasil melarikan diri dari Penjara Pentonville pada Rabu (27/6) malam, dengan memanjat pagar penjara. Kepolisian pun berusaha mencari jejak Massey yang divonis penjara seumur hidup ini.

Hingga akhirnya pada Jumat (29/6) kemarin, polisi membekuk Massey di sebuah cottage di wilayah Faversham, Kent, yang terletak dekat dengan tempat sang ibunda, May, dirawat. Diketahui bahwa ibunda Massey yang berusia 86 tahun ini, menderita penyakit alzheimer parah.

Selain menangkap Massey, polisi juga menangkap seorang pria berusia 70 tahun yang saat itu berada di dalam rumah bersama Massey. Diduga, pria tersebut telah membantu upaya pelarian Massey.

Beberapa warga setempat mengakui melihat sejumlah polisi bersenjata mengerebek rumah tersebut melalui taman dan sejumlah polisi lainnya bersembunyi di gang kecil. Namun upaya pembekukan Massey ini tak berlangsung lama dan tanpa perlawanan.

“Saya pikir tidak ada perlawanan sama sekali karena semuanya berlangsung cukup cepat,” ucap warga yang enggan disebut namanya tersebut.

Secara terpisah, seorang kerabat ibunda Massey mengakui bahwa sejak beberapa hari terakhir May terus memanggil-manggil nama putranya tersebut. “May sudah sangat lanjut usia saat ini, dia sudah memasuki usia 80-an tahun, dan dia menderita alzheimer. Dia terus menangis dan minta bertemu dengan John (Massey),” ucapnya.

Massey yang dikenal sebagai salah satu narapidana dengan masa hukuman terlama di Inggris ini, dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan seorang pria di sebuah pub di Hackney, London Timur. Pada tahun 1976 silam, Massey dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Sementara itu, pihak penjara tengah melakukan investigasi menyeluruh atas insiden kaburnya Massey, termasuk dengan menanyai sejumlah sipir penjara. “Kami selalu mejatuhkan hukuman terberat bagi mereka yang melarikan diri atau berusaha untuk kabur dari penjara,” tutur juru bicara penjara tersebut.

 
 
Komentar :
Pada dasarnya yang dilakukan oleh Massey adalah tindak kejahatan, seorang narapidana tetaplah narapidana meskipun ia kabur dengan niat baik yaitu untuk menjenguk ibunya yg sedang sakit. Dalam Ilmu Sosial Dasar seperti ini dibahas dalam masalah sosial dan kejahatan, mungkin seharusnya massey harus menunggu hingga mendapat remisi dari Lembaga terkait, bagaimanapun juga ia telah bersalah karena telah melakukan kasus pembunuhan dan harus menerima akibatnya.
 
Jika diperhatikan sepertinya narapidana yang satu ini mempunyal mental psikis yang baik, bahkan pada saat ditangkap pun ia tidak melakukan perlawanan, mungkin seharusnya lembaga terkait memberikan remisi agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali, lembaga terkait juga harus memperketat penjagaan dan keamanan. Setiap warga negara yang terlibat proses hukum harusnya diperlakukan secara manusiawi dan membangun lingkungan kondusif di lembaga tersebut, napi juga harus dibina agar menjadi manusia yang lebih baik bukan disiksa atau diberi tekanan mental.
 

About abhywibisana

find here @abhywbsn
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s